Selasa, 03 Oktober 2017

Google Play Protect Berfungsi Melindungi dari Aplikasi Berbahaya

Google Play Protect membantu menjaga perangkat Anda agar tetap aman.

  •     Google Play Protect menjalankan pemeriksaan keamanan pada aplikasi dari Google Play Store sebelum Anda mendownloadnya.
  •     Google Play Protect memeriksa aplikasi yang berpotensi berbahaya dari sumber lainnya pada perangkat. Aplikasi berbahaya tersebut biasa disebut sebagai malware.
  •     Google Play Protect memperingatkan Anda jika menemukan aplikasi yang berpotensi berbahaya dan menghapus aplikasi berbahaya tersebut dari perangkat.

Cara kerja Google Play Protect

Google Play Protect memeriksa aplikasi saat Anda mendownloadnya. Fitur ini juga memindai perangkat secara berkala. Jika menemukan aplikasi yang berpotensi berbahaya, Google Play Protect akan menghentikan aplikasi tersebut agar tidak dijalankan, dan mungkin:

  •     Memperingatkan Anda. Jika aplikasi terdeteksi berbahaya bagi perangkat, Anda akan mendapatkan notifikasi. Untuk menghapus aplikasi, tap Uninstal pada notifikasi.
  •     Menghapus aplikasi secara otomatis. Dalam beberapa kasus, jika aplikasi berbahaya telah terdeteksi, Anda akan mendapatkan notifikasi bahwa aplikasi telah dihapus.

Memeriksa status keamanan aplikasi

Anda dapat memeriksa status Google Play Protect di perangkat:

  •     Buka aplikasi Google Play Store Google Play di perangkat Android Anda.
  •     Tap Menu Menu berikutnya Play Protect.
  •     Temukan informasi tentang status perangkat Anda.

Mengaktifkan atau menonaktifkan Google Play Protect

Google Play Protect diaktifkan secara default, namun Anda dapat menonaktifkannya. Demi alasan keamanan, sebaiknya selalu aktifkan Google Play Protect.

    Di perangkat Android, buka aplikasi Google Play Store Google Play.
    Tap Menu Menu berikutnya Play Protect.
    Aktifkan atau nonaktifkan Pindai perangkat untuk menemukan ancaman keamanan.

Menyempurnakan deteksi aplikasi berbahaya

Jika Anda memilih untuk menginstal aplikasi dari "Sumber tidak dikenal" di luar Google Play Store, Google Play Protect dapat mengirimkan aplikasi tidak dikenal ke Google. Informasi ini membantu Google melindungi semua orang dari aplikasi berbahaya dengan lebih baik.

sumber artikel : https://support.google.com/googleplay/answer/2812853?hl=id&ref_topic=3364261



Senin, 11 Januari 2016

Menggunakan Aplikasi WhatsApp untuk kegiatan belajar

Aplikasi WhatsApp adalah salah satu aplikasi mobile chating yang sangat mudah untuk digunakan dan memiliki performa yang baik. Dengan Aplikasi whatsapp ini kita bisa bertukar pesan antara penguuna. Aplikasi ini akan menambahkan kontak secara otomatis jika ada pengguna baru atau yang merubah nomor pada kontak kita. Berikut ini adalah icon dari aplakasi whatsapp.

https://www.whatsapp.com/

Fungsi Aplikasi WhatsApp
mengirim pesan
melampirkan gambar,suara, video dan contak
membagikan lokasi kita saat ini
membuat group chating

Manfaat aplikasi WhatsApp
membuat group chat yang beranggotakan teman-teman dengan guru sebagai admin group
memberikan soal-soal dan kisi-kisi terkait materi yang akan diajarkan di sekolah sehingga anak-anak bisa belajar lebih dahulu di rumah.
tempat berdiskusi jika ada yang mengalami kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan soal-soal
memberikan kata-kata motivasi dan tausiyah agama kepada anak-anak agar lebih bersemangat dalam belajar
memantau perkembangan belajar anak-anak
menyampaikan informasi kepada anak-anak secara mudah dan singkat tanpa harus mengirim secara satu persatu

Dampak penggunaan berlebihan
Jika Pengunaan Aplikasi ini berlebihan akan akan timbul dampak negatif terhadap pengunanya. Diantaranya adalah:
anak-anak akan mempunyai ketergantungan/gelisah jika sebentar saja tidak membuka aplikasi tersebut
pembahasan yang dilakukan mengarah ke hal-hal yang tidak memberikan manfaat kepada dirinya sama sekali seperti membicarakan aib/keburukan orang lain. bergosip, bercanda yang bisa melukai perasaan orang lain bahkan memicu perkelahian

Tips:
Atur Waktu untuk menggunakan dengan sebaik-baiknya
Disiplin dalam menerapkan aturan yang dibuatnya tersebut








Kamis, 03 Desember 2015

Sopan Santun dalam Media Sosial

Sopan santun tidak hanya di dalam dunia nyata, dalam media sosialpun kita juga harus sopan santun dalam menulis, berucap agar tidak ada yang tersinggung.

Selasa, 06 Oktober 2015

Smartphone Android sebagai media pembelajaran

Berikut ini adalah beberapa manfaat aplikasi android yang bisa digunakan untuk media pembelajaran
1. belajar mengenal huruf
2. belajar berhitung
3. belajar melatih indra

Kamis, 10 September 2015

Melindungi device anda dari ancaman virus

Dalam kehidupan nyata, virus menyebabkan dampak buruk bagi rang yang terkena. Dalam dunia it, virus juga bisa menyerang siapapun. Emang pada kenyataanya banyak device terkena virus setelah membuka situs atau konten dewasa, kunci generator, dan konten-konten lin yang tidsk jelas. Dan layaknya di dunia nyata virus yang menyebar melalui onten seperti ini memang tergolong virus kelas kakap yang sulit disebuhkan bahkan banyak yang belom ditemukan obatnya. Kalau di dunia nyata ada virus HIV yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya, virus komputer yang oleh antivirus baru terindikasi sebagai suspected file yang hanya akan meminta kita mengirim sample virus tersebut ke pembuat antivirus untuk dicari cara pemulihannya. Berbeda dengan penanganan virus di dunia nyata dengan virus komputer, jika di dunia nyata kita tidak bisa memusnahkan/membunuh virus begitu saja, terlebih yang terkena virus adalah manusia yang blangsung berkaitan dengan nyawa. Di dunia maya, beberapa antivirus elakukan tindakan yang dirasa tepat untuk menghilangkan virus tersebut yaitu dengan menghilangkan pula file yang terkena virus tersebut. Oleh karena itu kita harus melindungi diri kita sendiri dari ancaman virus itu dengan menjauhi hal-hal yang bisa membahayakan diri sendiri. Untuk lebih baiknya gunakan pula antivirus komputer. Antivirus bisa juga digunakan untuk pencegahan buakan pengobatan. Memang encegah lebih baik daripada mengobati. Semoga bermanfaat.

Selasa, 08 September 2015

Atur jadwal anak bermain gadget

Gadget merupakan aflat yang sangat mudah dipelajari oleh siapapun terutama oleh anak-anak. Tanpa bisa membacapun anak-anak mampu memainkan perpainan yang ada di dalam hp orang tuanya. Olhkarenanya penggnaannya harus di jadwal agar tidak mempengaruhi perkambangan sosial anak tersebut.

Selasa, 07 Juli 2015

Wearable Device untuk Anak

Wearable device kini banyak digunakan untuk anak-anak. Wearable device adalah perangkat komputer yang dapat digunakan di bagian tubuh dengan nyaman, seperti pakaian atau aksesoris lainnya. Perangkat ini dapat menjalankan berbagai fungsi yang setara dengan smartphone dan computer, atau bahkan lebih. 
Berikut ini adalah contoh wearable device untuk anak
1. LeapBand

http://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2014/05/BN-CP402_leapba_E_20140430164653.jpg

LeapBand merupakan sebuah wristband yang menawarkan beberapa fitur terutama yang berhubungan dengan aktivitas dan olahraga untuk anak-anak. LeapBand merupakan wearable device pertama yang dibuat khusus untuk anak-anak berusia kurang dari 13 tahun agar menjadi lebih aktif. LeapBand akan memberikan petunjuk kepada pengguna anak-anak tersebut untuk melakukan gerakan-gerakan tertentu dan diberikan hadiah jika berhasil menyelesaikannya. Poin hadiah yang diterima ini dapat digunakan untuk membuka fitur virtual pet yang bisa mereka mainkan pada LeapBand tersebut. Perangkat wearable ini juga dapat dihubungkan ke situs atau aplikasi di mana orang tua dapat memonitor kegiatan yang dilakukan sang anak dengan menggunakan wristband ini. LeapBand mungkin bukan perangkat wearable device pertama yang ditujukan untuk anak-anak, tetapi LeapBand ini merupakan perangkat wearable pertama yang menawarkan fitur dengan fokus utama lebih ke arah olah raga untuk anak-anak.


2. LG KizON

http://img.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/07/LG-KizON-2.jpg

KizON menawarkan fungsi dasar perangkat penanda GPS yang berkedok sebagai gelang yang lucu. Modul GPS-nya memungkinkan orang tua atau penjaga anak-anak menemukan dimana posisi anak-anak (degan asumsi mereka mengenakan KizON). Sayangnya, KizON tidak memiliki alarm peringatan seandainya anak-anak yang mengenakannya bermain terlalu jauh dari orang tuanya. Mengenai fungsi teleponnya, seandainya orang tua yang menghubungi anak mereka dan tidak mendapat respon, otomatis KizON akan kembali menghubungi nomor orang tua mereka, sehingga orang tua bisa mendengar apa yang terjadi di sekitar anak-anaknya.

LG mulai menjual LG KizON di Korea Selatan mulai hari ini, sebelum kemudian menyeberang ke Amerika Utara dan Eropa mulai kuartal ketiga. Belum ada pernyataan berapa harga wearable device ini.

Spesifikasi LG KizON

Memory: 64MB RAM / 125MB ROM
Battery: 400mAh
Size: 34.7 x 55.2 x 13.9mm
Color: Blue / Pink / Green
Network: 2G / 3G

Sumber:
http://mulaniari.com/wearable-device-akan-segera-menjadi-trend-di-indonesia/
http://www.jagatreview.com/2014/05/leapband-wearable-devices-untuk-anak-anak/
http://www.duniaku.net/2014/07/10/lg-kizon-wearable-device-untuk-memantau-anak-anak-melalui-layar-smartphone/
http://gopego.com/news/a/2014/05/leapband-wearable-device-untuk-membuat-anak-jadi-lebih-akktif
http://techcrunch.com/2014/05/01/leapband/
http://www.slideshare.net/addinta/awareness-wearable-devices